![]() |
| Pemanfaatan galon bekas yang dimodifikasi menjadi ornamen berbentuk burung angsa sekaligus wadah tanaman di halaman KUA Kalimanah, Selasa (29/9/2026). (Foto: Imam Edi Siswanto) |
Purbalingga–Kepedulian terhadap lingkungan dapat diwujudkan melalui kreativitas sederhana. Hal tersebut dilakukan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kalimanah dengan memanfaatkan galon bekas menjadi wadah tanaman bunga dan tanaman perdu sekaligus ornamen penghias taman di lingkungan kantor, Selasa (29/9/2026).
BACA: https://kuakalimanah.blogspot.com/search/label/eco%20office
Galon bekas yang sebelumnya berpotensi menjadi limbah tidak langsung dibuang. Barang tersebut dimanfaatkan kembali dengan cara dimodifikasi menjadi media tanam. Sebagian galon dibentuk secara kreatif menyerupai burung angsa, kemudian dicat dan ditempatkan di sejumlah titik di halaman KUA Kalimanah.
Di dalamnya ditanam berbagai tanaman hijau sehingga menghasilkan perpaduan antara unsur penghijauan dan kreativitas dekorasi lingkungan.
Penataan tersebut terlihat menyatu dengan lingkungan halaman kantor yang didominasi hamparan rumput dan tanaman hijau. Sejumlah wadah tanaman dari galon bekas ditempatkan di sekitar taman, teras, dan bagian halaman sehingga memberikan kesan lebih asri, rapi, dan menarik bagi pegawai maupun masyarakat yang datang mendapatkan pelayanan.

Pemanfaatan galon bekas yang dimodifikasi menjadi ornamen berbentuk burung
angsa sekaligus wadah tanaman di halaman KUA Kalimanah, Selasa (29/9/2026). (Foto: Imam Edi Siswanto)
Pemanfaatan galon
bekas sebagai pot tanaman juga menunjukkan bahwa upaya menjaga lingkungan tidak
harus selalu dilakukan dengan cara yang rumit atau membutuhkan biaya besar. Barang
bekas yang sering kali dianggap tidak bernilai dapat diubah menjadi sesuatu
yang memiliki manfaat dan nilai estetika.
Langkah sederhana ini menjadi bagian dari semangat Eco Office dan Eco Teologi Kementerian Agama RI, yang mendorong tumbuhnya kepedulian terhadap lingkungan melalui kebiasaan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Di lingkungan perkantoran, semangat tersebut dapat diwujudkan melalui penghijauan, pemanfaatan kembali barang bekas, pengurangan sampah, menjaga kebersihan, serta menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan nyaman.
Bagi KUA Kalimanah, pemanfaatan galon bekas tidak hanya berkaitan dengan persoalan kebersihan dan keindahan. Kegiatan tersebut juga memiliki nilai edukatif bagi ASN dan masyarakat. Setiap orang diajak untuk melihat kembali barang yang sudah tidak digunakan dan mencari kemungkinan pemanfaatan lain sebelum menjadi sampah.
Kreativitas mengubah galon bekas menjadi bentuk burung angsa memberikan pesan sederhana bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat berjalan bersama dengan kreativitas.
Taman tidak hanya menjadi ruang hijau, tetapi juga dapat menjadi media pembelajaran untuk menumbuhkan kesadaran tentang penggunaan kembali barang yang masih layak dimanfaatkan.(*)
Pewarta: Imam Edi Siswanto

Tidak ada komentar:
Posting Komentar