Tampilkan postingan dengan label Kholidin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kholidin. Tampilkan semua postingan

Jumat, 16 Oktober 2026

KUA Kalimanah: Sambut Hari Santri Nasional dan Perkuat Komitmen WBBM dengan Doa Bersama dan Khotmil Qur’an

Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kalimanah, Drs. H. Kholidin, MSI, bersama staf dan pegawai mengikuti kegiatan doa bersama dan khotmil Qur’an secara daring melalui Zoom Meeting, Jumat (16/10/2026). (Foto: Imam Edi Siswanto)

Purbalingga – Dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional, memperkuat nilai-nilai spiritualitas, serta menyukseskan pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kalimanah, Drs. H. Kholidin, MSI, bersama staf dan pegawai mengikuti kegiatan doa bersama dan khotmil Qur’an secara daring melalui Zoom Meeting, Jumat (16/10/2026) pukul 07.00 WIB.

Kegiatan yang dilaksanakan secara nasional ini juga dimanfaatkan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga sebagai momentum untuk memperkuat semangat Hari Santri Nasional sekaligus melakukan peninjauan kembali atau review pembangunan Zona Integritas periode 2026–2027. 

Rangkaian kegiatan diisi dengan sambutan dan pengarahan dari jajaran pimpinan Kemenag Kabupaten Purbalingga.

Suasana mengikuti kegiatan doa bersama dan khotmil Qur’an secara daring melalui Zoom Meeting, Jumat (16/10/2026). (Foto: Imam Edi Siswanto)

Kasubbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Sudiono, menyampaikan sambutan yang memuat uraian singkat mengenai Hari Santri Nasional. Momentum ini menjadi pengingat atas kontribusi besar para santri dan ulama dalam perjalanan sejarah bangsa, terutama dalam memperjuangkan kemerdekaan, menjaga persatuan, serta mengembangkan kehidupan keagamaan di Indonesia.

Selanjutnya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Zahid Khasani, memberikan pengarahan terkait Hari Santri Nasional sekaligus menjadikan momentum tersebut untuk melakukan review pembangunan Zona Integritas tahun 2026–2027.

Dalam arahannya, nilai-nilai Hari Santri Nasional dalam pembangunan Zona Integritas menjadi perhatian bersama yang memerlukan komitmen, konsistensi, dan keterlibatan seluruh satuan kerja. 

Nilai-nilai tersebut relevan dalam membangun budaya kerja yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Upaya menuju WBBM tidak hanya berfokus pada pemenuhan dokumen dan administrasi, tetapi harus diwujudkan melalui perubahan pola pikir, budaya kerja, peningkatan kualitas pelayanan, serta penguatan integritas setiap aparatur.

Review pembangunan ZI tahun 2026–2027 menjadi kesempatan untuk mengevaluasi langkah-langkah yang telah dilaksanakan, mengidentifikasi hal-hal yang perlu diperbaiki, serta memperkuat strategi pencapaian target WBBM. 

Dengan demikian, pembangunan Zona Integritas diharapkan benar-benar memberikan dampak nyata terhadap terwujudnya birokrasi yang bersih, transparan, profesional, dan melayani masyarakat dengan lebih baik.

Staf dan pegawai mengikuti kegiatan doa bersama dan khotmil Qur’an secara daring melalui Zoom Meeting, Jumat (16/10/2026). (Foto: Imam Edi Siswanto)

Sementara itu sebelumnya, pelaksanaan doa bersama dan khotmil Qur’an menjadi ikhtiar spiritual untuk memohon pertolongan dan keberkahan Allah SWT dalam menjalankan tugas pengabdian. 

Lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an dan doa yang dipanjatkan diharapkan menumbuhkan ketenangan batin, memperkuat kebersamaan, serta meneguhkan niat seluruh pegawai dalam melaksanakan amanah sebagai aparatur negara.

Kepala KUA Kalimanah, Drs. H. Kholidin, MSI, bersama staf dan pegawai mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan khidmat. Keikutsertaan ini menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan spiritualitas sekaligus komitmen KUA Kalimanah untuk terus berperan aktif dalam menyukseskan program dan kebijakan Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga.

Melalui kegiatan ini, keluarga besar KUA Kalimanah berkomitmen untuk terus meningkatkan kedisiplinan, menjaga integritas, memperkuat kekompakan, serta menghadirkan pelayanan yang berkualitas. Semangat tersebut sejalan dengan upaya mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani setulus hati.(*)

Pewarta: Imam Edi Siswanto 

Rabu, 30 September 2026

Ikrar Wakaf Tanah 108 Meter Persegi Disiapkan untuk TPQ dan Kemaslahatan Umat

PPAIW Kecamatan Kalimanah, Drs. H. Kholidin, MSI, (Berbaju putih) di acara prosesi ikrar wakf di Masjid Baiturrahman, Kelurahan Karangmanyar, Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga, Selasa (29/9/2026, (Foto: Zamroni Irham)

Purbalingga – Semangat berbagi dan menghadirkan kemanfaatan bagi masyarakat kembali diwujudkan melalui ikrar wakaf di Masjid Baiturrahman, Kelurahan Karangmanyar, Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga, Selasa (29/9/2026) kemarin.

Dijelaskan oleh PAI KUA Kalimanah, Zamroni Irham bahwa sebidang tanah seluas 108 meter persegi di Jalan Kenanga Raya diwakafkan untuk mendukung kegiatan ibadah, pendidikan Al-Qur’an, serta kemaslahatan umat di wilayah Karangmanyar dan sekitarnya.

BACA: https://kuakalimanah.blogspot.com/search/label/Wakaf

"Prosesi Ikrar Wakaf Masjid Baiturrahman Karangmanyar disaksikan langsung oleh PPAIW Kecamatan Kalimanah, Bapak Drs. H. Kholidin, MSI," katanya.

Lebih lanjut ia menjelasakan, wakaf tersebut berasal dari Wahyu Kontardi, S.H. selaku wakif dan diserahkan kepada nazhir perorangan yang diketuai Muhammad Allif Subiyanto. 

Pelaksanaan ikrar dihadiri oleh wakif, nazhir, para saksi, ustadz dan ustadzah TPQ Baiturrahman, serta jamaah Masjid Baiturrahman.

Menurut nazhir, tanah wakaf tersebut ke depan direncanakan akan dibangun Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ). Selain menjadi tempat anak-anak belajar membaca dan memahami Al-Qur’an, bangunan tersebut juga diharapkan dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan lainnya.

Pelaksanaan ikrar wakaf di Masjid Baiturrahman ini juga menjadi momentum untuk semakin menguatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya wakaf. Wakaf tidak hanya berbicara tentang menyerahkan harta, tetapi juga tentang menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat.

Tanah yang hari ini diwakafkan diharapkan kelak menjadi tempat tumbuhnya generasi Qur’ani, ruang berlangsungnya kegiatan ibadah, sekaligus pusat berbagai aktivitas yang memberikan manfaat bagi umat.

Semangat tersebut sejalan dengan hakikat wakaf sebagai salah satu bentuk amal jariyah. Harta yang diwakafkan dapat terus memberikan manfaat selama digunakan untuk kebaikan, sehingga menjadi investasi akhirat bagi wakif.(*)

Editor: Imam Edi Siswanto 

Rabu, 23 September 2026

Wajah Baru KUA Kalimanah, Kankemenag Purbalingga Tekankan Pelayanan "Full Senyum" dan Berintegritas

Kankemenag Kabupaten Purbalingga, Zahid Khasani (Kanan), di dampingi Kasubag TU, Sudiono dan Kasi Bimas Islam, Moh Nur Hidayat saat meninjau langsung gedung dan sarana baru Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kalimanah, Rabu (22/9/2026). (Foto: Imam Edi Siswanto)

​PURBALINGGA — Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Purbalingga, Zahid Khasani, meninjau langsung gedung dan sarana baru Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kalimanah pada Rabu (22/9/2026).

Kedatangan beliau yang di damping oleh Kasubag TU, Sudiono dan Kasi Bimas Islam, Moh Nur Hidayat disambut hangat dan penuh sukacita oleh Kepala KUA Kalimanah, Kholidin, bersama seluruh jajaran pegawai. 

BACA: https://kuakalimanah.blogspot.com/search?q=zahid

​Dalam kunjungan tersebut, Zahid mengapresiasi pembenahan fasilitas yang kini jauh lebih nyaman dan representatif untuk masyarakat. 

Kankemenag Kabupaten Purbalingga, Zahid Khasani (Kanan), di dampingi Kasubag TU, Sudiono dan Kasi Bimas Islam, Moh Nur Hidayat saat pembinaan kepada seluruh pegawai Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kalimanah, Rabu (22/9/2026). (Foto: Imam Edi Siswanto)

​"Selamat, fasilitas baru dan suasana baru," ujar Zahid saat menyampaikan pembinaan kepada seluruh jajaran KUA Kalimanah.

​Zahid menegaskan bahwa tempat dan fasilitas yang sudah semakin baik harus diimbangi dengan semangat kerja yang tinggi. 

Ia meminta seluruh aparatur KUA Kalimanah untuk kian bersemangat dalam meningkatkan mutu pelayanan publik, serta senantiasa menjaga integritas.

​Ia berpesan agar pelayanan dilakukan dengan "sehati" sepenuh hati, full senyum, dan dilandasi rasa kepedulian terhadap masyarakat. 

​Sementara itu, Kholidin menyambut gembira arahan serta apresiasi yang diberikan oleh Kepala Kankemenag. 

Kunjungan tersebut ditutup dengan suasana akrab dan penuh kekeluargaan melalui acara ramah tamah dan menyantap sajian nasi pecel bersama.(*)

Editor: Imam Edi Siswanto

Senin, 07 September 2026

Alhamdulillah, dengan Wajah Baru KUA Kalimanah Perkuat Disiplin dan Profesionalitas Pelayanan

Kepala KUA Kalimanah, Drs. H. Kholidin, M.S.I. pada acara Rakor dan Quality Control di ruang Balai Nikah kantor setempat, Senin (7/9/2026). (Foto: Rizal)
 PURBALINGGA – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kalimanah terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui penguatan kedisiplinan, profesionalitas, serta penataan sarana dan lingkungan kerja. 

Hal tersebut menjadi salah satu fokus pembahasan dalam rapat koordinasi (Rakor) dan Quality Control (QC) KUA Kalimanah yang dilaksanakan di ruang Balai Nikah kantor setempat, Senin (7/9/2026).

BACA: https://kuakalimanah.blogspot.com/search/label/Rakor 

Kepala KUA Kalimanah, Kholidin, menyampaikan bahwa kondisi ruangan dan fasilitas kantor saat ini semakin baik. Peningkatan tersebut perlu diimbangi dengan komitmen seluruh jajaran untuk menjaga sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, fasilitas yang semakin memadai harus diikuti dengan kedisiplinan dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas.

Papan nama baru KUA Kalimanah, tampak dari halaman kantor, Senin (7/9/2026). (Foto: Imam Edi Siswanto)
 

“Ruangan dan fasilitas kita sudah semakin baik. Karena itu, pelayanan harus terus dijaga dan ditingkatkan, serta disiplin dalam bekerja harus benar-benar diterapkan,” pesan Kholidin saat memimpin Rakor dan QC.

Dalam rapat tersebut juga dibahas perkembangan penyelesaian tempat parkir yang saat ini masih dalam proses. Selain sarana dan prasarana, Kholidin menekankan pentingnya profesionalitas operator Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH), termasuk ketelitian dan ketepatan dalam pengelolaan data serta pelayanan administrasi berbasis digital.

Tampilan baru ruang fron office KUA Kalimanah, Senin (7/9/2026). (Foto: Imam Edi Siswanto)

Kepala KUA juga menyampaikan pentingnya pembuatan dan pengelolaan akun Si Rukun dan SIAPI sebagai bagian dari penguatan tata kelola administrasi dan layanan. Seluruh petugas diharapkan mampu mengikuti perkembangan sistem dan aplikasi yang digunakan dalam mendukung pelaksanaan tugas di KUA.

Selain itu, Kholidin mengingatkan seluruh pegawai untuk aktif melaksanakan piket harian. Piket tidak hanya berkaitan dengan kebersihan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang rapi, nyaman, tertib, dan representatif bagi masyarakat yang datang mendapatkan pelayanan.

Pelayanan pelaksanaan nikah gratis di KUA Kalimanah, Senin (7/9/2026). (Foto: Imam Edi Siswanto)
 

“Besok hari Selasa kita kerja bakti bersama-sama membersihkan kantor, menjaga dan merawat adalah tanggungjawab bersama,” tegasnya.

Melalui Rakor dan QC tersebut, KUA Kalimanah berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan secara berkelanjutan. Peningkatan fasilitas, kedisiplinan pegawai, profesionalitas pengelolaan sistem digital, serta kebersihan lingkungan diharapkan semakin memperkuat kualitas pelayanan KUA Kalimanah kepada masyarakat.

Pewarta: Imam Edi Siswanto

Rabu, 26 Agustus 2026

KUA Kalimanah Peduli Korban Kebakaran, Kholidin: Jadikan Musibah sebagai Hikmah Meningkatkan Iman dan Takwa

Kepala KUA Kalimanah, Kholidin, bersama staf, Penyuluh Agama Islam dan Penghulu saat mengunjungi kediaman korban kebakaran rumah di Desa Blater, Kecamatan Kalimanah, Rabu (26/8/2026). (Foto: Imam Edi Siswanto)

Purbalingga-Kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah kembali ditunjukkan jajaran Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kalimanah. Kepala KUA Kalimanah, Kholidin, bersama staf, Penyuluh Agama Islam dan Penghulu mengunjungi kediaman korban kebakaran rumah di Desa Blater, Kecamatan Kalimanah, Rabu (26/8/2026).

Kunjungan tersebut sekaligus diisi dengan penyerahan bantuan kepada korban kebakaran sebagai bentuk kepedulian dan perhatian jajaran KUA Kalimanah. Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan dukungan moril serta menguatkan keluarga korban agar tetap sabar dan tabah dalam menghadapi musibah. 

BACA: https://kuakalimanah.blogspot.com/2026/08/kua-kalimanah-perkuat-koordinasi-peduli.html

Kondisi rumah Yatim Adi Winoto (59), warga Desa Blater Kecamatan Kalimanah, yang rumahnya mengalami kebakaran . pasca kebakaran pada Senin (24/8/2026). (Foto: Imam Edi Siswanto)

Kholidin mengatakan, musibah yang terjadi hendaknya tidak hanya dipandang sebagai sebuah peristiwa yang menyedihkan, tetapi juga dapat menjadi momentum untuk mengambil hikmah dan melakukan introspeksi diri.

“Dari musibah ini kita dapat mengambil hikmah untuk semakin meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT,” psanya kepada Yatim Adi Winoto (59), warga Desa Blater Kecamatan Kalimanah, yang rumahnya mengalami kebakaran pada Senin (24/8/2026) lalu.

Lalu, sambungnya, kita belajar untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah, memperkuat kesabaran, serta menyadari bahwa segala sesuatu yang terjadi merupakan bagian dari ketentuan-Nya.

Menurutnya, kepedulian kepada sesama, khususnya kepada warga yang sedang mengalami kesulitan, merupakan bagian dari implementasi nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan bermasyarakat. 

 Kepala KUA Kalimanah, Kholidin, bersama staf, Penyuluh Agama Islam dan Penghulu bersama Yatim Adi Winoto (59), dan  salah satu perangkat desa  Blater, Aziz Suseno (kanan) saat berbincang dihalaman rumah setempat, Rabu (26/8/2026). (Foto: Imam Edi Siswanto)

“Karena itu, KUA tidak hanya hadir dalam pelayanan administrasi dan urusan keagamaan, tetapi juga berupaya membangun kedekatan serta kepedulian sosial dengan masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat semangat gotong royong, saling membantu dan memberikan dukungan kepada mereka yang sedang menghadapi musibah.(*)

Pewarta: Imam Edi Siswanto

KUA Kalimanah Perkuat Koordinasi, Peduli Musibah Kebakaran dan Semangat Kebangsaan

Kepala KUA Kalimanah, Drs. H. Kholidin, M.S.I. pada acara Rakor dan Quality Control di aula kantor PPAI Kecamatan Kalimanah, Rabu (26/8/2026). (Foto: Imam Edi Siswanto)

Purbalingga – Kepala KUA Kalimanah, Kholidin, memimpin rapat dan Quality Control (QC) jajaran KUA Kalimanah, Rabu (26/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi internal sekaligus memastikan berbagai agenda pelayanan dan kegiatan KUA berjalan tertib, terarah, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dalam rapat tersebut, dilakukan pembagian tugas untuk sejumlah agenda yang akan dilaksanakan pada hari ini. Beberapa di antaranya adalah mengikuti Dialog Kebangsaan Kemenag Purbalingga, menghadiri undangan kegiatan lepas sambut di Kecamatan, serta agenda kunjungan dan pemberian bantuan kepada warga yang mengalami musibah kebakaran di Desa Blater.

BACA: https://kuakalimanah.blogspot.com/search/label/Rakor

Kholidin menekankan bahwa tugas kedinasan tidak hanya berkaitan dengan pelayanan administrasi di kantor, tetapi juga bagaimana KUA hadir di tengah masyarakat ketika menghadapi persoalan dan musibah. Menurutnya, kepedulian sosial merupakan bagian penting dari semangat pengabdian dan pelayanan kepada umat.

Salah satu perhatian dalam rapat adalah kunjungan kepada Yatim Adi Winoto (59), warga Desa Blater, Kecamatan Kalimanah, yang rumahnya mengalami kebakaran pada Senin (24/8/2026) lalu.

Berdasarkan laporan kejadian, kebakaran terjadi sekitar pukul 14.15 WIB dan diduga bersumber dari tungku kayu bakar yang telah ditinggalkan dalam kondisi belum benar-benar padam. Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp 50 juta.

Kholidin berharap pembagian tugas yang telah dilakukan dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan koordinasi yang baik. “Quality Control bukan sekadar mengevaluasi pekerjaan, tetapi memastikan setiap tugas yang kita lakukan benar-benar memberikan pelayanan terbaik dan manfaat bagi masyarakat,” demikian semangat yang ditekankan dalam rapat tersebut.(*)

Pewarta: Imam Edi Siswanto

Kamis, 13 Agustus 2026

BRUN KUA Kalimanah Hadirkan Lima Narasumber Bekali Remaja Menuju Pernikahan

Foto bersama peserta program Bimbingan Remaja Usia Nikah (BRUN) KUA Kalimanah usai acara di Aula Pengawas Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah (PPAI) Kecamatan Kalimanah, Kamis (13/8/2026). (Foto: Rizal)

Purbalingga-Program Bimbingan Remaja Usia Nikah (BRUN) KUA Kalimanah resmi dibuka oleh Kepala KUA Kalimanah, Kholidin, di Aula Pengawas Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah (PPAI) Kecamatan Kalimanah, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan yang diikuti oleh 25 peserta ini, menjadi langkah awal dalam memberikan bekal pengetahuan dan kesiapan kepada generasi muda sebelum memasuki kehidupan pernikahan. 

BACA: https://kuakalimanah.blogspot.com/2026/08/gerak-cepat-kua-kalimanah-siapkan.html 

Kepala KUA Kalimanah, Kholidin saat membuka dan mengisi materi di acara Bimbingan Remaja Usia Nikah (BRUN) KUA Kalimanah usai acara di Aula Pengawas Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah (PPAI) Kecamatan Kalimanah, Kamis (13/8/2026). (Foto: Imam Edi Siswanto)

BRUN tidak hanya diarahkan untuk mempersiapkan remaja dari sisi pengetahuan tentang pernikahan, tetapi juga membangun kesadaran bahwa keluarga merupakan tempat tumbuhnya ketenangan, kasih sayang, tanggung jawab, dan ibadah.

Dalam arahannya, Kholidin menegaskan bahwa pernikahan hendaknya dibangun di atas iman dan cinta yang tulus karena Allah. Menurutnya, rumah tangga bukan sekadar tempat menyatukan dua orang yang saling mencintai, tetapi juga menjadi lahan ibadah dan tempat membangun generasi.

Penghulu Muda, Hasbiq Muzni saat mengisi materi di acara Bimbingan Remaja Usia Nikah (BRUN) KUA Kalimanah usai acara di Aula Pengawas Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah (PPAI) Kecamatan Kalimanah, Kamis (13/8/2026). (Foto: Imam Edi Siswanto)

“Keluarga harus dibangun dengan dasar iman dan cinta yang tulus karena Allah. Keluarga adalah lahan ibadah. Jangan sampai menikah hanya karena cinta yang didorong hawa nafsu atau love is blind, cinta buta,” ujarnya.

Menurut Kholidin, cinta dalam pernikahan harus berkembang menjadi tanggung jawab, kesetiaan, kasih sayang, dan kesediaan untuk saling menguatkan dalam menjalani kehidupan. Karena itu, remaja perlu memiliki kesiapan yang matang, baik secara spiritual, mental, emosional, fisik, maupun sosial.

Penyuluh Agama Islam, Pujianto saat mengisi materi di acara Bimbingan Remaja Usia Nikah (BRUN) KUA Kalimanah usai acara di Aula Pengawas Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah (PPAI) Kecamatan Kalimanah, Kamis (13/8/2026). (Foto: Imam Edi Siswanto)

“Menikah itu bukan sekadar mengikuti perasaan. Menikah adalah memasuki perjalanan ibadah yang panjang. Maka yang harus dipersiapkan bukan hanya hati untuk mencintai, tetapi juga ilmu dan mental untuk bertanggung jawab,” tambahnya.

Untuk memperkaya wawasan peserta, kegiatan BRUN KUA Kalimanah menghadirkan lima narasumber dengan materi yang saling melengkapi.

Sesi pertama disampaikan oleh Kepala KUA Kalimanah, Kholidin, dengan materi “Dasar dan Tujuan Pernikahan.” Materi ini memberikan pemahaman mengenai hakikat pernikahan, tujuan membangun rumah tangga, serta pentingnya menjadikan pernikahan sebagai bagian dari ibadah kepada Allah.

Penyuluh Agama Islam, Azizah Dwi Purba saat mengisi materi di acara Bimbingan Remaja Usia Nikah (BRUN) KUA Kalimanah usai acara di Aula Pengawas Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah (PPAI) Kecamatan Kalimanah, Kamis (13/8/2026). (Foto: Imam Edi Siswanto)

Materi kedua disampaikan oleh Penghulu Muda KUA Kalimanah, Hasbiq Muzni, dengan tema “Konsep Keluarga Sakinah.” Peserta diajak memahami bagaimana membangun keluarga yang menghadirkan ketenteraman, kasih sayang, dan tanggung jawab antara pasangan.

Selanjutnya, Penyuluh Agama Islam (PAI) Pujianto menyampaikan materi “Memahami Diri.” Materi ini diarahkan agar remaja mampu mengenali karakter, potensi, kekurangan, serta kebutuhan dirinya sebagai bagian penting dari kesiapan memasuki kehidupan berkeluarga.

Materi keempat disampaikan oleh PAI Azizah Dwi Purba dengan tema “Mempersiapkan Diri.” Peserta diberikan pemahaman mengenai berbagai aspek yang perlu dipersiapkan sebelum memasuki jenjang pernikahan, sehingga keputusan menikah tidak hanya didasarkan pada dorongan perasaan, tetapi juga pertimbangan yang matang.

Kepala Puskesmas Kalimanah Aan Isnaeni Fitrianto, S.Kep, Ns, saat mengisi materi di acara Bimbingan Remaja Usia Nikah (BRUN) KUA Kalimanah usai acara di Aula Pengawas Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah (PPAI) Kecamatan Kalimanah, Kamis (13/8/2026). (Foto: Imam Edi Siswanto)

Sementara materi terakhir disampaikan oleh Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Kalimanah, yang membahas “Kesehatan Reproduksi dan penegahan Stunting.” Materi ini memberikan bekal kepada peserta mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi serta memahami aspek kesehatan yang berkaitan dengan kehidupan pernikahan.

Melalui lima materi tersebut, BRUN KUA Kalimanah diharapkan mampu memberikan perspektif yang utuh kepada remaja bahwa pernikahan membutuhkan kesiapan dari berbagai sisi.

Kholidin berharap peserta tidak hanya memahami kapan seseorang siap menikah, tetapi juga memahami untuk apa pernikahan dibangun dan bagaimana menjalaninya.

Dengan bekal iman, ilmu, pemahaman diri, kesiapan mental, kesehatan, dan konsep keluarga sakinah, generasi muda diharapkan mampu membangun rumah tangga yang bukan hanya bahagia secara duniawi, tetapi juga menjadi lahan ibadah dan jalan menuju keluarga yang diridai Allah SWT(*)

Pewarta: Imam Edi Siswanto

Senin, 10 Agustus 2026

Dari Kebersihan Masjid hingga Kepedulian, KUA Kalimanah Hidupkan Semangat “Geber Mas”

 

Kepala KUA Kalimanah, Drs. H. Kholidin, M.S.I. saat melakukan bersih-bersih dalam kegiatan Geber Mas di masjid Al Huda Kalimanah Kecamatan Kalimanah, Senin (10/8/2026). (Foto: Imam Edi Siswanto)

Purbalingga-Semangat menjaga kebersihan rumah ibadah diwujudkan oleh keluarga besar Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kalimanah melalui Gerakan Bersih-Bersih Masjid (Geber Mas) di Masjid Al Huda, Kalimanah Wetan, Senin (10/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, staf, Penyuluh Agama Islam, dan Kepala KUA Kalimanah turun langsung bersama Takmir Masjid Al Huda untuk membersihkan lingkungan serta berbagai fasilitas masjid.

BACA: https://kuakalimanah.blogspot.com/2026/07/peaceful-muharam-1448-h-pai-kua.html 

Kegiatan Geber Mas menjadi bagian dari upaya membangun budaya hidup bersih sekaligus menghadirkan masjid yang nyaman, sehat, tertata, dan siap digunakan masyarakat untuk beribadah. Kegiatan ini tidak sekadar membersihkan halaman, tetapi menyentuh berbagai bagian dan fasilitas masjid yang perlu mendapat perhatian secara berkala.

PAI KUA Kalimanah, Zamroni Irham saat melakukan bersih-bersih tempat wudhu dalam kegiatan Geber Mas di masjid Al Huda Kalimanah Kecamatan Kalimanah, Senin (10/8/2026). (Foto: Imam Edi Siswanto)

Kepala KUA Kalimanah, Drs. H. Kholidin, M.S.I., bersama jajaran ASN dan Penyuluh Agama Islam ikut terjun langsung melakukan kegiatan kebersihan. Kebersamaan dengan Takmir Masjid Al Huda menunjukkan bahwa menjaga kebersihan masjid merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas pengurus masjid.

Berbagai area menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut, antara lain halaman, teras dan selasar masjid, ruang salat utama, mihrab, mimbar, serta tempat imam. Area tersebut dibersihkan dari debu, kotoran, daun kering, pasir, dan sampah kecil sehingga lingkungan masjid tampak lebih bersih dan nyaman.

Staf, PAI dan Penghulu Muda dan Kepala KUA Kalimanah bergotong royong bersih-bersih selasar masjid dalam kegiatan Geber Mas di masjid Al Huda Kalimanah Kecamatan Kalimanah, Senin (10/8/2026). (Foto: Imam Edi Siswanto)

Perhatian juga diberikan terhadap karpet dan sajadah agar terbebas dari debu, noda, rambut, maupun bau yang tidak sedap. Demikian pula mukena, sarung, dan perlengkapan salat ditata agar tetap bersih, rapi, dan mudah digunakan oleh jamaah.

Pada fasilitas pendukung, kegiatan mencakup pembersihan area wudu, termasuk lantai, dinding, kran, bak, dan saluran air. Toilet dan kamar mandi juga menjadi bagian penting yang diperhatikan, meliputi kebersihan kloset, lantai, wastafel, pintu, gagang pintu, hingga ventilasi.

ASN KUA Kalimanah foto bersama Takmir masjid Al Huda usai bergotong royong bersih-bersih masjid dalam kegiatan Geber Mas di masjid Al Huda Kalimanah Kecamatan Kalimanah, Senin (10/8/2026). (Foto: Imam Edi Siswanto)

Selain itu, rak Al-Qur’an dan buku-buku keagamaan ditata agar tetap bersih dan rapi. Kipas angin, AC, lampu, dan sound system juga perlu dibersihkan secara berkala karena debu yang menumpuk dapat mengurangi kenyamanan dan mengganggu fungsi peralatan.

Tidak kalah penting, tempat sampah, rak sandal dan sepatu, saluran air serta drainase turut menjadi perhatian. Tempat sampah dibersihkan agar tidak menimbulkan bau, sementara rak sandal dan sepatu ditata serta dibersihkan dari debu dan sampah kecil. Saluran air dan drainase diperiksa agar tidak tersumbat dan tidak menimbulkan genangan.(*)

Pewarta: Imam Edi Siswanto

KUA Kalimanah: Sambut Hari Santri Nasional dan Perkuat Komitmen WBBM dengan Doa Bersama dan Khotmil Qur’an

Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kalimanah, Drs. H. Kholidin, MSI, bersama staf dan pegawai mengikuti kegiatan doa bersama dan kho...