Tampilkan postingan dengan label PSM Peduli Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PSM Peduli Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 26 November 2025

Penyuluh KUA Kalimanah Hadir di MIM Babakan 1 dalam Program PSM–Peduli Pendidikan

 
Salah satu siswa Kelas 6 MIM Babakan 1 Kalimanah saat praktik menulis huruf hijaiyah, Jumat (21/11/2025). (Foto: Imam Edi Siswanto)

Purbalingga- Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kalimanah, Imam Edi Siswanto dan Moch. Agus Zaenal Abidin, kembali hadir di MIM Babakan 1 Kalimanah untuk melaksanakan kegiatan penyuluhan pada Jumat (21/11/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program “Penyuluh Sahabat Madrasah Peduli Pendidikan (PSM–Peduli Pendidikan)”, sebuah inisiatif kolaboratif antara PAI KUA Kalimanah dan Kelompok Kerja Kepala Madrasah (KKKM) Kecamatan Kalimanah. 

BACA: https://kuakalimanah.blogspot.com/search/label/PSM%20Peduli%20%20Pendidikan

Pada kunjungan keduanya ini, Imam dan Zaenal memberikan materi Bahasa Arab di kelas 6 A dan Kelas 6 B dengan fokus pada cara menulis, melafalkan, dan memberi harakat pada huruf hijaiyah.

Materi ini menjadi fondasi penting dalam pembelajaran Al-Qur’an sekaligus dasar bagi pemahaman bahasa Arab bagi peserta didik. 

Imam menjelaskan bahwa kemampuan anak dalam menulis dan melafalkan huruf hijaiyah bukan hanya keterampilan teknis, tetapi menjadi pintu awal bagi mereka untuk membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. 

Salah satu siswi Kelas 6 MIM Babakan 1 Kalimanah saat praktik menulis huruf hijaiyah, Jumat (21/11/2025). (Foto: Imam Edi Siswanto)

BACA: https://iparipurbalingga.blogspot.com/search/label/IMAM%20EDI%20SISWANTO

Pemahaman terhadap harakat, lanjutnya, sangat penting untuk menghindari kesalahan makna serta memperkuat dasar ilmu bahasa Arab sejak dini.

“Dengan memahami harakat, anak dapat melafalkan kata sesuai kaidah, meningkatkan ketelitian dan konsentrasi, serta menumbuhkan rasa percaya diri dalam belajar,” ungkapnya. 

Ia juga menambahkan bahwa pembiasaan ini mampu menumbuhkan karakter disiplin, melatih fokus, dan membentuk kebiasaan belajar positif yang akan bermanfaat sepanjang perjalanan pendidikan anak.

Kegiatan penyuluhan ini diharapkan tidak hanya memberikan ilmu, tetapi juga menanamkan semangat belajar dan kecintaan terhadap Al-Qur’an. 

Melalui program PSM–Peduli Pendidikan, penyuluh agama hadir sebagai sahabat bagi madrasah, mendampingi, menguatkan, dan menginspirasi generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang berilmu, berakhlak, dan percaya diri.

Selain materi bahasa Arab, kegiatan penyuluhan juga mencakup Tahsin, Aqidah Akhlak, Qur’an Hadis, serta penguatan karakter siswa.

Selama periode November hingga Desember 2025, para Penyuluh Agama Islam dari KUA Kalimanah dijadwalkan untuk berkeliling ke berbagai madrasah, membawa semangat kolaborasi dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan keagamaan di tingkat dasar.

Sebelumnya, materi yang sama juga disampaikan di MIM Rabak pada Senin 17 November 2025 dan di MIM Rabak pada Rabu 19 November 2025.

Berikut, jadwal dan nama PAI KUA Kalimanah selama bulan November sampai Desember 2025.

Senin

MIM Jompo

Pujianto dan Azizah Dwi Purba

Bahasa Arab

MIM Rabak

Imam Edi Siswanto dan Moch. Agus Zaenal Abidin

Bahasa Arab

MIMA Rabak

Mughofar dan Zamroni Irham

Bahasa Arab

Rabu

MIMA Blater

Pujianto dan Azizah Dwi Purba

Bahasa Arab

MIM Grecol

Imam Edi Siswanto dan Moch. Agus Zaenal Abidin

Bahasa Arab

MIM Kalikabong

Mughofar dan Zamroni Irham

Bahasa Arab

Jum'at

MIM Babakan 1

Pujianto dan Azizah Dwi Purba

Bahasa Arab

MIM Babakan 2

Imam Edi Siswanto dan Moch. Agus Zaenal Abidin

Bahasa Arab

MIM Kalimanah Wetan

Mughofar dan Zamroni Irham

Bahasa Arab

Sebagai informasi: Untuk jadwal dan materi berikutnya, insyaallah akan dipublikasikan pada kesempatan mendatang.(*)

Pewarta/Editor: Imam Edi Siswanto

Rabu, 12 November 2025

Penyuluh Sahabat Madrasah: PAI KUA Kalimanah Perkuat Pendidikan Keagamaan Siswa

PAI KUA Kalimanah, Imam Edi Siswanto, saat menyampaikan materi dasar bahasa arab di MIM Blater, Senin (10/11/2025) lalu.(Foto: MA Zaenal Abidin)

Purbalingga-Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kalimanah kembali melaksanakan kegiatan penyuluhan di empat madrasah di wilayah Kecamatan Kalimanah, pada Senin dan Rabu (10 dan 12 November 2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program baru bertajuk “Penyuluh Sahabat Madrasah Peduli Pendidikan (PSM-Peduli Pendidikan)”, hasil kolaborasi antara PAI KUA Kalimanah dan Kelompok Kerja Kepala Madrasah (KKKM) Kecamatan Kalimanah. 

BACA: 

1. https://kuakalimanah.blogspot.com/2025/10/program-berdampak-tingkatkan-mutu-dan.html
2. https://kuakalimanah.blogspot.com/2025/10/uraian-singkat-dampak-nyata-program.html

Program ini disepakati dalam rapat koordinasi yang digelar pada Selasa, 7 September 2025 lalu, sebagai bentuk sinergi antara penyuluh agama dan lembaga pendidikan madrasah dalam memperkuat pembinaan karakter serta meningkatkan kemampuan dasar keagamaan siswa.

PAI KUA Kalimanah, Moch. Agus Zaenal Abidin, saat menyampaikan materi bahasa arab di MIM Grecol, Rabu (12/11/2025). (Foto: MA Zaenal Abidin)

Salah satu PAI KUA Kalimanah, Imam Edi Siswanto, menjelaskan bahwa materi pembelajaran disesuaikan dengan kemampuan siswa di masing-masing madrasah, khususnya dalam pelajaran bahasa Arab.

“Materi kami arahkan agar sesuai dengan tingkat kemampuan anak, terutama dalam memahami, melafalkan, dan menulis huruf hijaiyyah dengan baik dan benar,” ungkapnya saat berbincang dengan guru kelas 6 MI Muhammadiyah Rabak, Senin (10/11/2025) lalu. 

PAI KUA Kalimanah, Mughofar, saat menyampaikan materi bahasa arab di MIM Kalikabong, Rabu (12/11/2025).(Foto: Zamroni Irham)

Menurutnya, target kegiatan ini sederhana tetapi berdampak langsung bagi siswa, terutama dalam menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kemampuan membaca teks Arab.

“Al-Qur’an diturunkan dalam bahasa Arab. Ia adalah sumber ilmu, petunjuk, dan hukum Islam. Maka sangat ironis bila umat Islam tidak memahami pentingnya bisa membaca teks Arab, khususnya Al-Qur’an,” tegasnya.

Selain materi bahasa Arab, kegiatan penyuluhan juga mencakup Tahsin, Aqidah Akhlak, Qur’an Hadis, serta penguatan karakter siswa. .

PAI KUA Kalimanah, Zamroni Irham, saat menyampaikan materi bahasa arab di MIM Kalikabong, Rabu (12/11/2025).(Foto: Mughofar)

Selama periode November hingga Desember 2025, para Penyuluh Agama Islam dari KUA Kalimanah dijadwalkan untuk berkeliling ke berbagai madrasah, membawa semangat kolaborasi dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan keagamaan di tingkat dasar.

Berikut, jadwal dan nama PAI KUA Kalimanah selama bulan November sampai Desember 2025. 

Senin

MIM Jompo

Pujianto dan Azizah Dwi Purba

Bahasa Arab

MIM Rabak

Imam Edi Siswanto dan Moch. Agus Zaenal Abidin

Bahasa Arab

MIMA Rabak

Mughofar dan Zamroni Irham

Bahasa Arab

Rabu

MIMA Blater

Pujianto dan Azizah Dwi Purba

Bahasa Arab

MIM Grecol

Imam Edi Siswanto dan Moch. Agus Zaenal Abidin

Bahasa Arab

MIM Kalikabong

Mughofar dan Zamroni Irham

Bahasa Arab

Jum'at

MIM Babakan 1

Pujianto dan Azizah Dwi Purba

Bahasa Arab

MIM Babakan 2

Imam Edi Siswanto dan Moch. Agus Zaenal Abidin

Bahasa Arab

MIM Kalimanah Wetan

Mughofar dan Zamroni Irham

Bahasa Arab

PAI KUA Kalimanah, Pujianto, saat menyampaikan materi bahasa arab di MI Maarif Blater, Rabu (12/11/2025).(Foto: Istimewa)

Sebagai informasi: Untuk jadwal dan materi berikutnya, insyaallah akan dipublikasikan pada kesempatan mendatang.(*)

Pewarta/Editor: Imam Edi Siswanto

Selasa, 07 Oktober 2025

Uraian Singkat Dampak Nyata Program Penyuluh Sahabat Madrasah Peduli Pendidikan

Rakor PAI bersama KKKM Kecamatan Kalimanah pada program bertajuk Penyuluh Sahabat Madrasah Peduli Pendidikan (PSM-Peduli Pendidikan) di KUA Kalimaah, Selasa (7/9/2025). (Foto: M A Zaenal Abidin)

Purbalingga-Program PSM-Peduli Pendidikan diharapkan memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas kognitif dan karakter siswa, membangun sinergi pendidikan agama, serta menguatkan peran madrasah di tengah masyarakat.

BACA: https://kuakalimanah.blogspot.com/2025/10/program-berdampak-tingkatkan-mutu-dan.html

Program yang telah disepakati dalam Rapat Koordinasi (rakor) yang digelar pada Selasa, 7 September 2025 ini, merupakan contoh konkret bahwa kolaborasi antar lembaga pendidikan dan Penyuluh Agama Islam bisa membawa hasil yang signifikan bagi dunia pendidikan, khususnya pendidikan Islam.

Berikut uraian singkat dampak nyata program Penyuluh Sahabat Madrasah Peduli Pendidikan (PSM-Peduli Pendidikan) yang kami rangkum dari hasil Rakor.

1. Peningkatan Kompetensi Keagamaan Siswa
Program ini secara langsung menargetkan penguatan kemampuan dasar keagamaan melalui materi seperti: Bahasa Arab, Tahsin (perbaikan bacaan Al-Qur'an), Aqidah Akhlak dan Qur’an Hadis.

Dampak:
· Siswa yang awalnya tidak bisa menulis huruf Arab menjadi mampu menulis dengan baik dan benar.
· Siswa memiliki pemahaman agama yang lebih mendalam dan terstruktur.

2. Pembentukan Karakter dan Akhlak
Materi dan pendekatan program juga menitikberatkan pada pembentukan karakter, tidak hanya aspek kognitif.

Dampak:
· Meningkatnya kedisiplinan siswa
· Bertambahnya kesadaran menjalankan salat berjemaah
· Perubahan sikap dan perilaku positif di lingkungan sekolah dan rumah

3. Keterlibatan Masyarakat dan Efek Sosial Positif
Efek program tidak hanya dirasakan di madrasah, tetapi juga menjangkau masyarakat.

Dampak:
· Masyarakat mulai melihat perubahan perilaku siswa di lingkungan sekitar.
· Orang tua lebih terdorong untuk menyekolahkan anaknya ke madrasah karena melihat dampak positif dari siswa yang telah mengikuti program ini.

4. Sinergi dan Peningkatan Kualitas Pendidikan Madrasah
Kolaborasi antara PAI dan KKKM menunjukkan model sinergi antara pihak eksternal dan madrasah.

Dampak:
· Tersusunnya program yang terstruktur dan matang, baik dari sisi materi maupun jadwal pelaksanaan.
· Meningkatnya mutu pendidikan agama Islam di madrasah secara menyeluruh dan terukur.

5. Peningkatan Minat dan Kepercayaan terhadap Madrasah
Dengan program ini, citra madrasah sebagai lembaga pendidikan berkualitas semakin kuat.

Dampak:
· Meningkatnya minat masyarakat untuk memilih madrasah sebagai lembaga pendidikan anak-anak mereka.
· Madrasah mampu membentuk generasi yang cerdas dan berakhlak mulia.

Pewarta: Imam Edi Siswanto

Program Berdampak: Tingkatkan Mutu dan Karakter Siswa, PAI dan KKKM Kalimanah Luncurkan Program “Penyuluh Sahabat Madrasah-Peduli Pendidikan"

Rakor PAI bersama KKKM Kecamatan Kalimanah pada program bertajuk Penyuluh Sahabat Madrasah Peduli Pendidikan (PSM-Peduli Pendidikan) di KUA Kalimaah, Selasa (7/9/2025). (Foto: M A Zaenal Abidin)

Purbalingga — Dalam upaya memperkuat peran madrasah dalam membentuk karakter dan meningkatkan kemampuan dasar keagamaan siswa, Penyuluh Agama Islam (PAI) bersama Kelompok Kerja Kepala Madrasah (KKKM) Kecamatan Kalimanah meluncurkan program bertajuk Penyuluh Sahabat Madrasah Peduli Pendidikan (PSM-Peduli Pendidikan). Program ini disepakati dalam rapat koordinasi yang digelar pada Selasa, 7 September 2025.

Koordinator program PSM-Peduli Pendidikan PAI KUA Kalimanah, Pujianto, menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk sinergi antara penyuluh agama dan madrasah dalam mewujudkan pendidikan agama yang berkualitas.

BACA: 
https://kuakalimanah.blogspot.com/2025/10/uraian-singkat-dampak-nyata-program.html
https://kuakalimanah.blogspot.com/search/label/Anti%20Bullying

Secara teknis, program telah disiapkan dengan baik, mencakup materi seperti Bahasa Arab, Tahsin, Aqidah Akhlak, Qur'an Hadis, serta penguatan karakter siswa.

“Dalam dua bulan ke depan, kami menargetkan sepuluh madrasah di wilayah Kalimanah akan mendapatkan materi pengayaan. Materi disusun agar berdampak langsung terhadap kemampuan siswa, baik secara kognitif maupun karakter,” jelasnya.

Pengawas Madrasah Kecamatan Kalimanah, Aris Sumanto menekankan pentingnya program yang mampu memberikan hasil nyata.

“Misalnya, dari yang awalnya siswa tidak bisa membaca dan menulis huruf Arab, setelah pendampingan oleh Penyuluh Agama Islam, mereka mampu menulis dengan baik dan benar. Ini adalah target realistis yang ingin kita capai,” tegasnya.

Hal senada disampaikan oleh PAI KUA Kalimanah lainnya, Imam Edi Siswanto dan Mughofar, yang menyebutkan bahwa pendidikan harus memberikan dampak positif, tidak hanya di madrasah, tetapi juga dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Masyarakat akan melihat dan merasakan dampak perubahan perilaku siswa, seperti meningkatnya kedisiplinan dan kesadaran menjalankan salat berjemaah. Bahkan, hal ini bisa menumbuhkan minat orang tua untuk menyekolahkan anaknya ke madrasah,” ungkap Mughofar dengan penuh yakin.

Sementara itu, Sekretaris Program PSM-Peduli Pendidikan, Azizah Dwi Purba, memastikan bahwa jadwal dan materi telah disiapkan secara matang.

“Insyaallah, program akan mulai berjalan pada pekan kedua bulan Oktober ini. Kami akan memaksimalkan pelaksanaan agar sesuai dengan harapan dan berdampak nyata,” katanya.

Dengan sinergi antara penyuluh agama dan madrasah ini, diharapkan kegiatan PSM-Peduli Pendidikan menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas pendidikan Islam serta membentuk generasi yang cerdas, berakhlak dan berkarakter.

Kepala KUA Kalimanah, H. Kholidin, menyambut baik dan mensuport kegiatan yang berdampak tersebut, terutama keberadaan KUA dan peran PAI pada masyarakat.
 
Sebagai informasi, program serupa juga telah berjalan seperti Gema Braling (Gerakan Madrasah Brantas Bullying) dan Pepeling Ulama (Penyuluh Agama Peduli Bullying-Unit Layanan Penyuluh Agama. Dan PAI-Madrasah Berasrama selama 40 hari masih berlangsung di MI Maarif NU Blater. (*)

Kontributor: Zamroni Irham
Editor: Imam Edi Siswanto

KUA Kalimanah: Sambut Hari Santri Nasional dan Perkuat Komitmen WBBM dengan Doa Bersama dan Khotmil Qur’an

Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kalimanah, Drs. H. Kholidin, MSI, bersama staf dan pegawai mengikuti kegiatan doa bersama dan kho...