
Kepala KUA Kalimanah, Drs. H. Kholidin, M.S.I. saat melakukan bersih-bersih dalam kegiatan Geber Mas di masjid Al Huda Kalimanah Kecamatan Kalimanah, Senin (10/8/2026). (Foto: Imam Edi Siswanto)
Purbalingga-Semangat menjaga kebersihan rumah ibadah diwujudkan oleh keluarga besar Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kalimanah melalui Gerakan Bersih-Bersih Masjid (Geber Mas) di Masjid Al Huda, Kalimanah Wetan, Senin (10/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, staf, Penyuluh Agama Islam, dan Kepala KUA Kalimanah turun langsung bersama Takmir Masjid Al Huda untuk membersihkan lingkungan serta berbagai fasilitas masjid.
BACA: https://kuakalimanah.blogspot.com/2026/07/peaceful-muharam-1448-h-pai-kua.html
Kegiatan Geber Mas menjadi bagian dari upaya membangun budaya hidup bersih sekaligus menghadirkan masjid yang nyaman, sehat, tertata, dan siap digunakan masyarakat untuk beribadah. Kegiatan ini tidak sekadar membersihkan halaman, tetapi menyentuh berbagai bagian dan fasilitas masjid yang perlu mendapat perhatian secara berkala.

PAI KUA Kalimanah, Zamroni Irham saat melakukan bersih-bersih tempat wudhu dalam kegiatan Geber Mas di masjid Al Huda Kalimanah Kecamatan Kalimanah, Senin (10/8/2026). (Foto: Imam Edi Siswanto)
Kepala KUA Kalimanah, Drs. H. Kholidin, M.S.I., bersama jajaran ASN dan Penyuluh Agama Islam ikut terjun langsung melakukan kegiatan kebersihan. Kebersamaan dengan Takmir Masjid Al Huda menunjukkan bahwa menjaga kebersihan masjid merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas pengurus masjid.
Berbagai area menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut, antara lain halaman, teras dan selasar masjid, ruang salat utama, mihrab, mimbar, serta tempat imam. Area tersebut dibersihkan dari debu, kotoran, daun kering, pasir, dan sampah kecil sehingga lingkungan masjid tampak lebih bersih dan nyaman.
Perhatian juga
diberikan terhadap karpet dan sajadah agar terbebas dari debu, noda,
rambut, maupun bau yang tidak sedap. Demikian pula mukena, sarung, dan
perlengkapan salat ditata agar tetap bersih, rapi, dan mudah digunakan oleh
jamaah.
Pada fasilitas pendukung, kegiatan mencakup pembersihan area wudu, termasuk lantai, dinding, kran, bak, dan saluran air. Toilet dan kamar mandi juga menjadi bagian penting yang diperhatikan, meliputi kebersihan kloset, lantai, wastafel, pintu, gagang pintu, hingga ventilasi.
Selain itu, rak
Al-Qur’an dan buku-buku keagamaan ditata agar tetap bersih dan rapi. Kipas
angin, AC, lampu, dan sound system juga perlu dibersihkan secara berkala
karena debu yang menumpuk dapat mengurangi kenyamanan dan mengganggu fungsi
peralatan.
Tidak kalah penting, tempat sampah, rak sandal dan sepatu, saluran air serta drainase turut menjadi perhatian. Tempat sampah dibersihkan agar tidak menimbulkan bau, sementara rak sandal dan sepatu ditata serta dibersihkan dari debu dan sampah kecil. Saluran air dan drainase diperiksa agar tidak tersumbat dan tidak menimbulkan genangan.(*)
Pewarta: Imam Edi Siswanto







