![]() |
| PAI KUA Kalimanah, Azizah Dwi Purba (nomor delapan dari kiri) saat foto bersama dengan petugas jaga di Posko Keagamaan Kemenag Purbalingga di Desa Sangkanayu, Senin (/2/2026). (Foto: istimewa) |
Purbalingga-Kepedulian dan ketulusan ditunjukkan oleh Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Kalimanah, Azizah Dwi Purba, yang turut aktif dalam pelayanan kemanusiaan di Posko Layanan Keagamaan Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Senin (2/2/2026) kemarin.
Kehadirannya di tengah para korban banjir bandang tidak hanya membawa empati dan doa, tetapi juga penguatan mental, trauma healing, serta bantuan nyata melalui aktivitas jaga posko dan pendistribusian bantuan.
BACA: https://kuakalimanah.blogspot.com/search/label/Kegiatan
Bersama tim Penyuluh Agama Islam Kankemenag Purbalingga, Azizah Dwi Purba terlibat langsung dalam kegiatan pendampingan spiritual yang dilaksanakan di Posko Layanan Keagamaan Desa Sangkanayu Kecamatan Mrebet dan Desa Serang Kecamatan Karangreja.
"Kegiatan ini bertujuan menenangkan hati para penyintas sekaligus membangkitkan kembali semangat dan harapan mereka pascabencana banjir bandang yang terjadi sepekan sebelumnya," ucapnya.
Rangkaian kegiatan dipandu oleh PAI KUA Purbalingga, Siti Suwarti dan Arin Hidayat, dengan mengajak para korban bershalawat bersama, berdoa, serta mengikuti sesi motivasi dan trauma healing. Melalui lantunan shalawat dan pendekatan yang humanis, suasana posko menjadi lebih hangat dan penuh ketenangan.
BACA: https://kuakalimanah.blogspot.com/2026/02/solidaritas-kemanusiaan-kua-kalimanah.html
Selain memberikan pendampingan rohani, Azizah Dwi Purba bersama para penyuluh lainnya juga secara bergiliran menjaga posko layanan keagamaan serta membantu proses pendataan dan pendistribusian bantuan kepada warga terdampak.
![]() |
| PAI KUA Purbalingga, Siti Suwarti saat berkegiatan bersama PAI KUA Kalimanah dan Padamara di Posko Keagamaan Kemenag Purbalingga di Desa Sangkanayu, Senin (/2/2026). (Foto: istimewa) |
"Peran ini menjadi bagian penting dari pelayanan Kementerian Agama yang menyentuh aspek spiritual sekaligus sosial kemanusiaan," katanyakepada D'Japri.
Turut hadir dan berkontribusi dalam kegiatan tersebut PAI lainnya, yakni Sri Agustianingsih (KUA Purbalingga), Siti Ubaidah (KUA Padamara), serta Azizah Dwi Purba (KUA Kalimanah). Kebersamaan para penyuluh ini memperkuat sinergi layanan keagamaan di masa tanggap darurat bencana.
Sedikitnya 50 peserta tampak antusias mengikuti kegiatan. Antusiasme terlihat saat sesi interaktif dan kuis yang dipandu oleh Arin Hidayat, yang mampu menghadirkan tawa dan keceriaan, memberikan ruang kebahagiaan di tengah situasi sulit yang sedang mereka hadapi.
Melalui kegiatan ini, para Penyuluh Agama Islam berharap pendampingan yang diberikan dapat menjadi penguat batin, menumbuhkan optimisme, serta membantu proses pemulihan psikologis masyarakat terdampak.
"Kehadiran penyuluh diharapkan menjadi pengingat bahwa para korban tidak sendiri dalam menghadapi ujian ini," harapnya.
Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan kepada seluruh korban banjir bandang, serta memudahkan langkah mereka untuk membangun kembali rumah, desa, dan kehidupan yang lebih baik ke depan.(*)
Pewarta: Imam Edi Siswanto












