![]() |
| Kepala KUA Kalimanah, H. Kholidin (Kanan) saat memimpin rakor rutin di aula Balai Nikah kantor setempat, Selasa (17/3/2026). (Foto: Imam Edi Siswanto) |
Purbalingga–Menyambut libur dan cuti bersama Idulfitri 1447 H/2026 M, Kantor Urusan Agama (KUA) Kalimanah menggelar rapat koordinasi (rakor) kesiapan layanan di ruang Balai Nikah kantor setempat, Selasa (17/3/2026).
BACA: https://kuakalimanah.blogspot.com/search?q=Rakor&m=1
Kepala KUA Kalimanah, H. Kholidin, dalam arahannya memaparkan sejumlah poin strategis yang perlu menjadi perhatian seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan KUA. Salah satu fokus utama adalah pelaksanaan sekaligus evaluasi program Masjid Ramah Pemudik yang dipusatkan di Masjid At Taqwa Redjo Maghfiroh Kalimanah.
Selain itu, Kholidin juga mendorong agar disusun pertanyaan-pertanyaan khas yang bersifat membangun bagi para pemudik. Langkah ini dimaksudkan untuk menggali pengalaman sekaligus memberikan kesan positif terhadap layanan yang diberikan, sehingga dapat terus ditingkatkan di masa mendatang.
![]() | |
|
“ASN harus menjadi pelopor dalam menciptakan suasana Idul Fitri yang kondusif, aman, dan nyaman. Ini adalah bagian dari tanggung jawab moral dan sosial kita,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia memastikan bahwa pelayanan nikah tetap berjalan tanpa libur. Para penghulu diminta untuk senantiasa siap menjalankan tugas dengan penuh profesionalitas dan integritas. Di samping itu, pengumpulan data terkait Zakat, Infaq, dan Shodaqoh tahun 2026 juga menjadi perhatian penting dalam mendukung tata kelola keagamaan yang lebih baik.
Menutup rakor, H. Kholidin menyampaikan ucapan selamat berlibur kepada seluruh pegawai, seraya mengingatkan untuk tetap menjaga kesehatan dan kebahagiaan bersama keluarga. Ia juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh jajaran KUA Kalimanah.
Suasana haru dan kebersamaan pun terasa saat kegiatan diakhiri dengan ucapan mohon maaf yang diwakili oleh staf KUA Kalimanah, Amin Muakhor. Usai acara dilanjutkan dengan saling bersalaman dan bermaaf-maafan, mencerminkan semangat Idulfitri sebagai momentum mempererat silaturahmi dan membersihkan hati.(*)
Pewarta: Imam Edi Siswanto













.jpg)






