Selasa, 31 Maret 2026

Masjid Ramah Pemudik: At Taqwa Redjo Maghfiroh Kalimanah Raih Apresiasi Kemenag Purbalingga

Perwakilan dari Takmir Masjid At Taqwa Redjo Maghfiroh Kalimanah, saat menerima piagam penghargaan dari Kasi Bimas Islam Kankemenag Purbalingga, Moh Nur Hidayat di Aula Uswatun Hasanah, Senin (30/3/2026). (Foto: MA Zaenal Abidin)

Purbalingga – Semangat melayani dengan tulus yang ditunjukkan oleh Masjid At Taqwa Redjo Maghfiroh Kalimanah membuahkan apresiasi dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga. Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusi aktif masjid dalam menyukseskan Program Masjid Ramah Pemudik (MRP) Idulfitri 1447 H/2026 M, dalam kegiatan Pembinaan ASN di Aula Uswatun Hasanah, Senin (30/3/2026).

Apresiasi ini disampaikan langsung oleh Kepala Kankemenag Purbalingga, Zahid Khasani, sebelum dimulainya kegiatan pembinaan ASN. Momentum tersebut sekaligus menandai berakhirnya operasional program Masjid Ramah Pemudik di wilayah Purbalingga yang telah berjalan dengan penuh dedikasi.

BACA: https://kuakalimanah.blogspot.com/search/label/Masjid%20Ramah%20Pemudik%202026?m=0

Program MRP yang memasuki pelaksanaan tahun kedua ini dinilai memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya para pemudik. Sejak H-4 hingga H+4 Idulfitri, masjid-masjid yang tergabung dalam program ini menjadi tempat singgah yang aman, nyaman, dan penuh kehangatan bagi para musafir.

Dalam sambutannya, Zahid Khasani menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada seluruh pihak yang terlibat.

“Terima kasih kepada para takmir, penyuluh, pengawas, dan guru yang telah melayani pemudik dengan sepenuh hati. Ini menjadi amal jariyah sekaligus syiar Islam yang perlu kita jaga dan lanjutkan,” ucapya.

Ia juga berharap program ini tidak hanya dipertahankan, tetapi terus dikembangkan agar memberikan manfaat yang lebih luas di masa mendatang. Menurutnya, setiap bentuk pelayanan yang dilakukan dengan keikhlasan akan bernilai ibadah di sisi Allah SWT.

Sementara itu, Kepala KUA Kalimanah, Kholidin, turut menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan yang diberikan. Ia menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan pada pelaksanaan MRP di tahun berikutnya.

“Kami mengucapkan terima kasih atas apresiasi ini. Semoga ke depan program Masjid Ramah Pemudik semakin baik dan mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal bagi para pemudik,” ungkapnya.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Kemenag Purbalingga, sebanyak 1.984 pemudik tercatat singgah di 10 titik Masjid Ramah Pemudik. Angka ini menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap masjid sebagai tempat beristirahat selama perjalanan mudik.

Adapun rincian jumlah pemudik di masing-masing masjid antara lain: Masjid Al Hasanah Tlahab Lor (423 pemudik), Masjid An Nahdiyah (250), Masjid Cheng Hoo (218), Masjid Darunnajaa (115), Masjid Baitul Muttaqiin (20), Masjid At Taqwa Redjo Maghfiroh (25), Masjid Nurul Falah Senon (150), Masjid At Taqwa Bakulan (240), Masjid Nurul Falah Bukateja (175), dan Masjid Al Iftitah (368).

Data tersebut menjadi bukti bahwa keberadaan Masjid Ramah Pemudik bukan sekadar program seremonial, melainkan solusi nyata yang memberikan kenyamanan, keamanan, sekaligus menghadirkan nilai spiritual bagi para pemudik.

Lebih dari itu, program ini menjadi cerminan bahwa masjid mampu berperan sebagai pusat pelayanan umat tidak hanya dalam aspek ibadah, tetapi juga dalam menghadirkan kepedulian sosial. Dengan semangat kebersamaan dan keikhlasan, Masjid Ramah Pemudik telah menjelma menjadi ladang amal yang terus mengalirkan keberkahan bagi semua pihak yang terlibat.(*)

Pewarta: Imam Edi Siswanto 

Jumat, 27 Maret 2026

Masa WFA, KUA Kalimanah Tetap Maksimal Layani Masyarakat

Kepala KUA Kalimanah, Kholidin (tiga dari Kanan) foto bersama Penghulu Muda, Penyuluh Agama Islam, Staf dan Calon Pengantin, Kamis (26/3/2026) (Foto: Dok KUA Kalimanah)

Kalimanah–Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kalimanah tetap memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat di tengah penerapan kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada 25–27 Maret 2026. Seluruh layanan tetap berjalan normal sesuai standar operasional yang berlaku.

Berbagai layanan publik tetap diberikan secara maksimal, mulai dari pelaksanaan akad nikah di kantor maupun di luar KUA, validasi data calon pengantin (catin), hingga konsultasi dan bimbingan perkawinan. 

Kepala KUA Kalimanah, Kholidin (Kiri) saat pelaksanaan nikah di Balai Nikah KUA Kalimanah, Kamis (26/3/2026) (Foto: Dok KUA Kalimanah)

Selain itu, pelayanan administrasi seperti surat menyurat dan penerbitan surat rekomendasi nikah juga tetap berjalan lancar. 

Tidak hanya itu, KUA Kalimanah juga terus memberikan layanan konsultasi serta pembinaan sosial-keagamaan kepada masyarakat. Pendampingan ini bertujuan untuk membantu masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan beragama dan sosial.

Hal ini menjadi bukti komitmen KUA dalam menjaga kualitas pelayanan, khususnya dalam mendampingi masyarakat dalam urusan keagamaan dan keluarga. 

Validasi data Catin oleh Penghulu Muda KUA Kalimanah, Hasbiq Muzni di Balai Nikah KUA Kalimanah pada Rabu, Kamis dan Jumat (25,26 dan 27/3/2026) (Foto: Dok KUA Kalimanah)

Selama masa WFA, seluruh pegawai, karyawan, dan Penyuluh Agama Islam tetap hadir dan menjalankan tugasnya secara profesional. 

Dengan semangat pelayanan prima, KUA Kalimanah memastikan bahwa kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi tanpa hambatan meskipun dalam kebijakan kerja yang fleksibel.(*)

Pewarta: Imam Edi Siswanto 

Minggu, 22 Maret 2026

H+1 di Masjid Ramah Pemudik Kalimanah Masih Landai

Suasana halaman Masjid Ramah Pemudik (MRP) masjid At Taqwa Redjo Maghfiroh Kalimanah Purbalingga, pada sore hari tampak normal, Ahad (22/3/2026). (Foto: Imam Edi Siswanto)

Purbalingga–Memasuki H+1 Lebaran 2026, kondisi lalu lintas pemudik yang singgah di Masjid Ramah Pemudik (MRP) At Taqwa Redjo Maghfiroh, Kalimanah, Kabupaten Purbalingga, terpantau masih normal, Ahad (22/3/2026).

Berdasarkan pantauan di lokasi oleh Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama (KUA) Kalimanah, Imam Edi Siswanto melaporkan bahwa sejak pukul 11.10 WIB hingga waktu Maghrib pukul 17.58 WIB, belum terlihat lonjakan pemudik yang memanfaatkan fasilitas masjid untuk beristirahat. Aktivitas di area masjid masih didominasi oleh warga lokal dan pengguna jalan sekitar.

BACA: https://kuakalimanah.blogspot.com/2026/03/h-4-lebaran-posko-masjid-ramah-pemudik.html?m=1

Tampak dua orang sedang mengerjakan shalat duhur di Masjid Ramah Pemudik (MRP) masjid At Taqwa Redjo Maghfiroh Kalimanah Purbalingga, Ahad (22/3/2026). (Foto: Imam Edi Siswanto)

Sejumlah pengunjung terlihat singgah untuk menunaikan salat Dzuhur dan Ashar serta beristirahat sejenak. Namun, mereka bukan pemudik jarak jauh, melainkan masyarakat dari wilayah Purbalingga dan sekitarnya yang tengah bersilaturahmi di kawasan Kecamatan Kalimanah.

Salah satunya Riyanto, warga Desa Karangbanjar, Kecamatan Bojongsari. Ia singgah di masjid usai bersilaturahmi dengan keluarganya di Desa Kalimanah Wetan. Bersama empat anggota keluarganya, ia melanjutkan perjalanan menuju Sokaraja dengan sepeda motor.

“Hanya singgah sebentar untuk salat dan istirahat sebelum melanjutkan perjalanan,” ucapnya.

Suasana halaman Masjid Ramah Pemudik (MRP) masjid At Taqwa Redjo Maghfiroh Kalimanah Purbalingga, pada sisng hari tampak normal, Ahad (22/3/2026). (Foto: Imam Edi Siswanto)

Hingga berita ini diturunkan, kondisi Masjid Ramah Pemudik At Taqwa Redjo Maghfiroh masih terpantau seperti hari biasa. Para pengunjung datang silih berganti untuk beribadah, kemudian melanjutkan perjalanan. Mayoritas merupakan warga lokal atau pengguna jalan yang rutin melintas di Jalan Mayjend Sungkono, Kalimanah, Purbalingga.

Sebagai informasi, Program Masjid Ramah Pemudik 2026 yang dipusatkan di Masjid At-Taqwa Redjo Maghfiroh, Kecamatan Kalimanah ini berlangsung sejak H-4 sampai H+4 Lebaran tahun 2026, oleh Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga bekerja sama dengan 11 takmir masjid di Purbalingga.

Dan program Masjid Ramah Pemudik kali ke dua (sejak tahun 2025) ini, dihadirkan sebagai upaya menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai tempat singgah yang ramah dan menenangkan bagi para musafir.(*)

Pewarta: Imam Edi Siswanto

Selasa, 17 Maret 2026

Rakor KUA Kalimanah: Siap Layani Umat di Libur Lebaran, Perkuat Ukhuwah dan Profesionalitas

Kepala KUA Kalimanah, H. Kholidin (Kanan) saat memimpin rakor rutin di aula Balai Nikah kantor setempat, Selasa (17/3/2026). (Foto: Imam Edi Siswanto)

Purbalingga–Menyambut libur dan cuti bersama Idulfitri 1447 H/2026 M, Kantor Urusan Agama (KUA) Kalimanah menggelar rapat koordinasi (rakor) kesiapan layanan di ruang Balai Nikah kantor setempat, Selasa (17/3/2026). 


Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal sekaligus menghadirkan suasana lebaran yang aman, nyaman, dan penuh keberkahan.

BACA: https://kuakalimanah.blogspot.com/search?q=Rakor&m=1

Kepala KUA Kalimanah, H. Kholidin, dalam arahannya memaparkan sejumlah poin strategis yang perlu menjadi perhatian seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan KUA. Salah satu fokus utama adalah pelaksanaan sekaligus evaluasi program Masjid Ramah Pemudik yang dipusatkan di Masjid At Taqwa Redjo Maghfiroh Kalimanah. 

Program ini diharapkan mampu memberikan kenyamanan bagi para pemudik yang singgah, sekaligus menjadi wajah pelayanan keagamaan yang humanis dan responsif.

Selain itu, Kholidin juga mendorong agar disusun pertanyaan-pertanyaan khas yang bersifat membangun bagi para pemudik. Langkah ini dimaksudkan untuk menggali pengalaman sekaligus memberikan kesan positif terhadap layanan yang diberikan, sehingga dapat terus ditingkatkan di masa mendatang.

Suasana rakor rutin KUA Kalimanah di aula Balai Nikah kantor setempat, Selasa (17/3/2026). (Foto: Rizal)

Dalam suasana libur, ia menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terhenti. Seluruh ASN diharapkan tetap hadir sebagai pelayan umat, sekaligus menjadi teladan dalam membangun toleransi, memperkuat ukhuwah, serta menjaga persatuan dan kesatuan, baik di lingkungan sosial maupun di ruang digital.

“ASN harus menjadi pelopor dalam menciptakan suasana Idul Fitri yang kondusif, aman, dan nyaman. Ini adalah bagian dari tanggung jawab moral dan sosial kita,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia memastikan bahwa pelayanan nikah tetap berjalan tanpa libur. Para penghulu diminta untuk senantiasa siap menjalankan tugas dengan penuh profesionalitas dan integritas. Di samping itu, pengumpulan data terkait Zakat, Infaq, dan Shodaqoh tahun 2026 juga menjadi perhatian penting dalam mendukung tata kelola keagamaan yang lebih baik.

Menutup rakor, H. Kholidin menyampaikan ucapan selamat berlibur kepada seluruh pegawai, seraya mengingatkan untuk tetap menjaga kesehatan dan kebahagiaan bersama keluarga. Ia juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh jajaran KUA Kalimanah.

Suasana haru dan kebersamaan pun terasa saat kegiatan diakhiri dengan ucapan mohon maaf yang diwakili oleh staf KUA Kalimanah, Amin Muakhor. Usai acara dilanjutkan dengan saling bersalaman dan bermaaf-maafan, mencerminkan semangat Idulfitri sebagai momentum mempererat silaturahmi dan membersihkan hati.(*)

Pewarta: Imam Edi Siswanto

Senin, 16 Maret 2026

Jelang Lebaran, Posko Masjid Ramah Pemudik di Masjid At-Taqwa Kalimanah Masih Lengang

Posko Masjid Ramah Pemudik di Masjid At-Taqwa Kalimanah Masih tampak lengang, Senin (16/3/2026). (Foto: Imam Edi Siswanto)

Purbalingga-Program Masjid Ramah Pemudik 2026 yang dipusatkan di Masjid At-Taqwa Redjo Maghfiroh, Kecamatan Kalimanah, mulai dipantau menjelang arus mudik Lebaran. Pada Senin (16/3/2026), kondisi di lokasi masih terpantau relatif normal dan belum menunjukkan adanya peningkatan aktivitas pemudik.

Berdasarkan hasil pemantauan Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama (KUA) Kalimanah, Imam Edi Siswanto, sejak pukul 11.10 hingga 15.30 WIB belum terlihat adanya pemudik dari arah Sokaraja maupun dari arah Kota Purbalingga yang singgah untuk beristirahat di masjid tersebut.

BACA: https://kuakalimanah.blogspot.com/2026/03/bagi-para-pemudik-lebaran-silahkan.html

Tampak para pengunjung siap melaksanakan sholat Ashar berjamaah di Masjid At-Taqwa Kalimanah, Senin (16/3/2026). (Foto: Imam Edi Siswanto)

Halaman Masjid At-Taqwa Redjo Maghfiroh yang cukup luas terlihat masih lengang. Beberapa kendaraan sepeda motor tampak terparkir di area mini market yang berada di sisi utara masjid, namun belum terlihat aktivitas pemudik yang memanfaatkan fasilitas singgah di lingkungan masjid.

Sementara itu, marbot masjid terlihat tetap melakukan aktivitas rutin dengan membersihkan dan merapikan lantai masjid menjelang waktu salat Dzuhur. Suasana masjid mulai sedikit ramai menjelang waktu salat Ashar, ketika beberapa jamaah datang untuk melaksanakan salat berjamaah.

Fasilitas yang disiapkan untuk mendukung program Masjid Ramah Pemudik juga tampak telah tertata dengan baik. Perlengkapan ibadah seperti mukena, sarung, dan sajadah tersusun rapi di dalam lemari etalase masjid. Selain itu, galon air mineral juga telah disediakan di selasar masjid untuk memenuhi kebutuhan para jamaah maupun pemudik yang singgah.

BACA: https://purbalingga.kemenag.go.id/kemenag-purbalingga-siapkan-program-balik-ngode-jakarta-bareng-didukung-baznas-dan-pemkab/

Kondisi tempat wudhu juga terlihat bersih dan terawat. Area wudhu untuk jamaah laki-laki berada di sisi utara masjid dan terpisah dari tempat wudhu perempuan, sehingga memberikan kenyamanan bagi para pengguna fasilitas. 

Informasi link laporan serta barcode (QR Code) yang dapat dipindai oleh para pemudik di papan informasi masjid At-Taqwa Kalimanah, Senin (16/3/2026). (Foto: Imam Edi Siswanto)

Selain fasilitas fisik, di area papan informasi masjid juga telah dipasang link laporan serta barcode (QR Code) yang dapat dipindai oleh para pemudik. Fasilitas ini disediakan agar para pengunjung yang singgah dapat memberikan laporan, testimoni, maupun umpan balik terkait layanan Masjid Ramah Pemudik, sehingga program ini dapat terus dievaluasi dan ditingkatkan kualitas pelayanannya.

Dengan kesiapan fasilitas tersebut, diharapkan Masjid At-Taqwa Redjo Maghfiroh dapat memberikan pelayanan yang nyaman bagi para pemudik yang melintas di wilayah Kalimanah ketika arus mudik mulai meningkat dalam beberapa hari ke depan. 

Program Masjid Ramah Pemudik kali ke dua (sejak tahun 2025) ini, dihadirkan sebagai upaya menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai tempat singgah yang ramah dan menenangkan bagi para musafir.(*)

Pewarta: Imam Edi Siswanto 

Sabtu, 14 Maret 2026

Bagi Para Pemudik Lebaran Silahkan Beristirahat, KUA Kalimanah Telah Siapkan Masjid At Taqwa sebagai Masjid Ramah Pemudik 2026

Sebuah baner berisi informasi tempat untuk beristirahat bagi para pemudik di Masjid At Taqwa Redjo Maghfiroh, Jalan Mayjen Sungkono, Kalimanah, Purbalingga, Juamat (13/3/2026). (Foto: Imam Edi Siswanto)

Purbalingga-Kantor Urusan Agama Kalimanah, Kabupaten Purbalingga, menyatakan kesiapan untuk menyukseskan program Masjid Ramah Pemudik 2026 yang dipusatkan di Masjid At Taqwa Redjo Maghfiroh Kalimanah.

Masjid tersebut dipilih karena lokasinya strategis, berada di jalur lintas antar kabupaten dan antar provinsi sehingga berpotensi menjadi tempat singgah bagi para pemudik.

BACA: https://iparipurbalingga.blogspot.com/2025/03/pai-kankemenag-purbalingga-pantau.html 

Kepala Kantor Urusan Agama Kalimanah, Kholidin, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pengurus takmir masjid untuk kesiapan program tersebut.

Menurutnya, seluruh staf dan Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Kalimanah telah disiapkan untuk melakukan pemantauan sekaligus memberikan pelayanan kepada para pemudik yang singgah selama arus mudik Lebaran 2026.

Kepala KUA Kalimanah, Kholidin saat meninjau kesiapan Masjid At Taqwa Redjo Maghfiroh untuk program Masjid Ramah Pemudik tahun 2026, Jumat (13/3/2026). (Foto: Imam Edi Siswanto)

“Insyaallah kami siap memantau para pemudik yang singgah atau beristirahat di Masjid Ramah Pemudik di wilayah Kalimanah, khususnya di Masjid At Taqwa Redjo Maghfiroh,” kata Kholidin usai berkoordinasi dengan takmir masjid beberapa waktu lalu.

Sementara itu, salah satu Penyuluh Agama Islam Kalimanah, Imam Edi Siswanto, menyampaikan bahwa berdasarkan pantauan di lapangan, situasi di sekitar masjid yang berada di Jalan Mayjen Sungkono, Kalimanah, pada Jumat dan Sabtu (13–14 Maret 2026) masih terbilang normal.

Dikatakan Imam, bahwa penunjuk arah serta informasi mengenai masjid ramah pemudik telah dipasang di sejumlah titik strategis guna memudahkan para pemudik menemukan lokasi masjid.

PAI KUA Kalimanah lainnya, Pujianto, menambahkan bahwa operasional layanan Masjid Ramah Pemudik akan berlangsung mulai H-4 hingga H+4 Lebaran sesuai penanggalan nasional. Meski demikian, jika lebih awal sudah ada pemudik yang singgah, pihak pengelola tetap akan memberikan pelayanan.

“Untuk efektivitas pelayanan, pengunjung Masjid Ramah Pemudik juga dapat memberikan testimoni atau laporan kunjungan. Kami telah menyiapkan link laporan serta barcode yang bisa dipindai oleh para pemudik,” jelasnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Zahid Khasani (Nomor lima dari Kanan) saat menyerahkan T'shirt dan penyerahan paket bingkisan kepada pengelola masjid At Taqwa di halaman masjid setempat disaksikan oleh Kepala KUA Kalimanah, Kholidin (paling kanan), Jumat (13/3/2026). (Foto: MA Zaenal Abidin)

Sebelumnya, pada Jumat (13/3/2026), Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga bersama Pemerintah Kabupaten Purbalingga, Polres Purbalingga, Dinas Perhubungan Kabupaten Purbalingga, BAZNAS Purbalingga, serta Bank Syariah Indonesia melakukan peninjauan kesiapan program Masjid Ramah Pemudik Idulfitri 1447 H/2026 M di Masjid At Taqwa Redjo Maghfiroh.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan paket bingkisan kepada pengelola masjid sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program.

Kepala Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga, Zahid Khasani, menyampaikan apresiasi atas kesiapan dan dukungan dari KUA Kalimanah serta takmir Masjid At Taqwa dalam menyukseskan program tersebut.

PAI KUA Kalimanah, Mughofar, Zamroni Irham dan Pujianto bersama marbot masjid At Taqwa saat memasang baner Masjid Ramah Pemudik di halaman masjid setempat, Kamis (12/3/2026). (Foto: MA Zaenal Abidin)

Sebagai informasi, sebanyak 11 masjid di Kabupaten Purbalingga telah ditetapkan sebagai posko Masjid Ramah Pemudik, yaitu Masjid Uswatun Khasanah Jalan Pandjaitan Purbalingga, Masjid Al Hasanah Tlahab Lor Karangreja, Masjid An Nahdiyah Bobotsari, Masjid Cheng Hoo Mrebet, Masjid Darunnajaa Bojongsari, Masjid Baitul Muttaqiin Padamara, Masjid At Taqwa Redjo Maghfiroh Kalimanah, Masjid Nurul Falah Kemangkon, Masjid At Taqwa Bakulan, Masjid Nurul Falah Bukateja, serta Masjid Al Iftitah Toyareja.

Program ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi para pemudik untuk beristirahat sekaligus beribadah selama perjalanan menuju kampung halaman.

Pewarta: Imam Edi Siswanto

Jumat, 13 Maret 2026

Ramadhan Momentum Memperkuat Integritas dan Amanah, Pesan Inspiratif PAI KUA Kalimanah di Jumpa Ramadhan Kecamatan

Dari kanan, wakil Danramil Kalimanah, Kaplosek Kalimanah, AKP Mubarok, Camat Kalimanah, Karseno dan Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Kalimanah, Imam Edi Siswanto saat acara Jumpa Ramadhan Kecamatan Kalimanah di aula kantor setempat, Jumat (13/3/2026). (Foto: Azizah Dwi Purba)

Purbalingga–
Dalam kultumnya, Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Kalimanah, Imam Edi Siswanto. menyampaikan pesan bertema “Ramadhan sebagai Momentum Memperkuat Integritas dan Amanah.” Menurutnya pesan tersebut dinilai sangat relevan dengan kehadiran para pemangku kebijakan dan tokoh masyarakat yang memiliki tanggung jawab besar dalam pelayanan publik.

Suasana religius dan penuh khidmat mewarnai kegiatan Jumpa (Jumat Pagi) Ramadhan yang diselenggarakan Pemerintah Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga, Jumat (13/3/2026). 

Kegiatan ini dihadiri Camat Kalimanah, Karseno, Danramil Kalimanah, Kapten Infanteri Walyadi, Kaplosek Kalimanah, AKP Mubarok, Kepala Desa Se Kecamatan Kalimanah dan tokoh masyarakat.

Suasana acara Jumpa Ramadhan Kecamatan Kalimanah di aula kantor setempat, Jumat (13/3/2026). (Foto: Azizah Dwi Purba)

Dalam penyampaiannya, ia mengawali dengan mengingatkan kembali tujuan utama ibadah puasa sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an:

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 183).

Ayat tersebut menegaskan bahwa puasa tidak hanya sebatas menahan lapar dan dahaga, tetapi juga sebagai sarana membentuk pribadi yang bertakwa.

“Salah satu tanda ketakwaan adalah memiliki integritas dan menjaga amanah,” katanya di hadapan para peserta.

Ia menjelaskan bahwa puasa merupakan ibadah yang sangat unik karena sangat bergantung pada kejujuran pribadi seseorang. Tidak ada manusia lain yang benar-benar mengetahui apakah seseorang benar-benar berpuasa atau tidak. Namun karena keyakinan kepada Allah SWT, seorang muslim tetap menjaga puasanya dengan sungguh-sungguh.

“Di sinilah puasa melatih integritas. Integritas adalah kesesuaian antara perkataan, perbuatan, dan nilai yang kita yakini. Apa yang kita lakukan ketika tidak ada orang yang melihat, itulah ukuran integritas kita,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menegaskan bahwa Ramadhan mengajarkan setiap manusia untuk selalu sadar bahwa Allah SWT senantiasa melihat segala perbuatan.

Oleh karena itu, siapa pun yang diberi amanah, baik sebagai pemimpin, aparatur pemerintahan, tokoh masyarakat, maupun sebagai anggota masyarakat, harus menjadikan Ramadhan sebagai momentum untuk memperkuat rasa tanggung jawab terhadap amanah yang diemban.

Ia juga mengutip sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim: “Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya.”

Menurutnya, amanah jabatan, amanah tugas, dan amanah kepercayaan masyarakat pada akhirnya akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT.

Karena itu, nilai-nilai yang diajarkan Ramadhan harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari, di antaranya dengan bersikap jujur dalam bekerja, ikhlas dalam melayani masyarakat, adil dalam mengambil keputusan, serta menjaga kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat.

Suasana acara Jumpa Ramadhan Kecamatan Kalimanah di aula kantor setempat, Jumat (13/3/2026). (Foto: Imam Edi Siswanto)

Jika nilai-nilai Ramadhan benar-benar kita hayati, insyaAllah bukan hanya kualitas ibadah kita yang meningkat, tetapi juga kualitas kehidupan masyarakat akan menjadi lebih baik, lebih harmonis, dan penuh keberkahan,” harapnya.

Kultum tersebut kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan dan keberkahan bagi para pemimpin, masyarakat Kecamatan Kalimanah, serta kemajuan Kabupaten Purbalingga.

Dalam doanya, ia memohon kepada Allah SWT agar seluruh pemimpin dan aparatur yang mengemban amanah diberikan kekuatan, kebijaksanaan, serta keikhlasan dalam menjalankan tugas melayani masyarakat.

Ia juga memohon agar Kecamatan Kalimanah dan Kabupaten Purbalingga senantiasa menjadi daerah yang aman, tenteram, penuh persaudaraan, serta dilimpahi keberkahan.

Kegiatan Jumpa Ramadhan yang dihadiri juga oleh PAI KUA Kalimanah, Azizah Dwi Purba dan Staff KUA Kalimanah, Amin Muakhor ini, menjadi momentum yang tidak hanya mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga mengingatkan kembali pentingnya nilai kejujuran, tanggung jawab, dan integritas dalam menjalankan amanah, terlebih di bulan suci Ramadhan yang penuh hikmah.

Dengan pesan-pesan yang disampaikan, diharapkan Ramadhan benar-benar menjadi madrasah kehidupan yang membentuk pribadi-pribadi yang amanah, berintegritas, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat luas.(*)

Pewarta: Imam Edi Siswanto 

Masjid Ramah Pemudik: At Taqwa Redjo Maghfiroh Kalimanah Raih Apresiasi Kemenag Purbalingga

Perwakilan dari Takmir Masjid At Taqwa Redjo Maghfiroh Kalimanah, saat menerima piagam penghargaan dari Kasi Bimas Islam Kankemenag Purbalin...