Purbalingga-Siswa SMP Negeri 2 Kalimanah mengikuti pembelajaran tentang ibadah haji dan umrah dalam program “Ramadhan Aksi Islami bersama KUA Kalimanah: Upgrade Iman, Tingkatkan Toleransi dan I’tikaf Qolbu.” Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama dengan KUA Kalimanah dan dilaksanakan selama tiga hari, Selasa–Kamis (10–12/3/2026).
Materi disampaikan oleh Kepala KUA Kalimanah, Drs. H. Kholidin, MSI bersama staf KUA, yaitu Amin Muakhor dan Mukhyono. Kegiatan berlangsung sekitar tiga jam, mulai pukul 08.00 hingga 11.50 WIB di ruang kelas sekolah, dengan antusiasme tinggi dari para siswa.
Dalam pemaparannya, H. Kholidin menjelaskan pengertian ibadah haji dan umrah serta syarat dan rukun yang harus dipenuhi. Ia menerangkan bahwa haji merupakan ibadah yang wajib dilaksanakan sekali seumur hidup bagi umat Islam yang mampu, sedangkan umrah merupakan ibadah sunnah yang dapat dilakukan kapan saja.
Ia juga menegaskan bahwa syarat wajib haji meliputi Islam, baligh, berakal, merdeka, dan mampu secara fisik maupun finansial (Istita'ah), sementara rukun haji di antaranya ihram, wukuf di Arafah, tawaf, sa’i, tahallul dan tertib.
Sementara itu, H. Mukhyono menyampaikan tentang keutamaan ibadah haji dan umrah. Ia menjelaskan bahwa kedua ibadah tersebut memiliki nilai pahala yang sangat besar dan dapat menjadi sarana penghapus dosa.
BACA: https://kuakalimanah.blogspot.com/2026/03/kua-kalimanah-dan-smpn-2-kalimanah.html
Selain itu, haji yang mabrur akan membawa perubahan sikap dan akhlak seseorang menjadi lebih baik. Menurutnya, perjalanan haji dan umrah juga mengajarkan kesabaran, keikhlasan, serta persaudaraan umat Islam dari berbagai penjuru dunia.
Adapun Amin Muakhor menjelaskan dasar hukum serta praktik pelaksanaan ibadah haji dan umrah.
Selain itu, dijelaskan pula secara singkat tahapan-tahapan pelaksanaan ibadah tersebut, mulai dari ihram di miqat, tawaf di Ka’bah, sa’i antara Safa dan Marwah, hingga tahallul.
Penjelasan ini membantu siswa memahami gambaran nyata tentang pelaksanaan ibadah haji dan umrah.
Melalui kegiatan ini diharapkan para siswa tidak hanya memahami teori tentang ibadah haji dan umrah, tetapi juga dapat menangkap makna spiritualnya sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT serta menumbuhkan semangat untuk beribadah dengan lebih baik di masa mendatang.(*)
Pewarta: Imam Edi Siswanto


Tidak ada komentar:
Posting Komentar