Jumat, 21 Agustus 2026

Satu Semangat dalam Meneladani Rasulullah, Merawat Generasi Qur’ani dan Mengisi Kemerdekaan

Suasana peringatan Maulid Nabi Muhammad ﷺ, Milad ke-36 TPQ Nurul Iman, dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia TPQ Nurul Iman Penaruban di Musala Al Haq, Kamis (20/8/2026) kemarin.(Foto: Imam Edi Siswanto)

Purbalingga- PAI KUA Kalimanah Imam Edi Siswanto mengajak jamaah menjadikan Maulid Nabi Muhammad ﷺ, Milad ke-36 TPQ Nurul Iman, dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai tiga momentum yang memiliki satu semangat, yakni membangun manusia yang beriman, berakhlak, berilmu, dan bermanfaat.

Demikian disampaikanya pada kegiatan di TPQ Nurul Iman Penaruban di Musala Al Haq, Kamis (20/8/2026) kemarin. 

BACA: https://kuakalimanah.blogspot.com/search/label/Imam%20Edi%20Siswanto

Menurutnya, Rasulullah ﷺ menjadi teladan dalam membangun umat melalui iman dan akhlak, TPQ berperan menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an kepada generasi, sementara kemerdekaan merupakan hasil perjuangan yang harus diisi dengan pembangunan dan kebaikan.

Mengutip firman Allah SWT, لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ — “Sungguh, telah ada pada diri Rasulullah itu suri teladan yang baik bagi kalian” (QS. Al-Ahzab: 21), ia menekankan bahwa kecintaan kepada Rasulullah ﷺ harus diwujudkan dalam akhlak.

Peringatan Maulid tidak cukup hanya dengan kegiatan seremonial, tetapi hendaknya menjadi momentum untuk memperbaiki perilaku, menjaga lisan, memperkuat hubungan keluarga, menyayangi sesama, dan meneladani kesabaran serta kasih sayang Rasulullah ﷺ.

Sementara itu, Milad ke-36 TPQ Nurul Iman dipandang sebagai perjalanan panjang dalam menanamkan pendidikan Al-Qur’an kepada anak-anak. Selama 36 tahun, TPQ telah menjadi bagian dari perjuangan mencetak generasi yang mengenal Al-Qur’an, belajar shalat, memahami doa dan akhlak. 

PAI KUA Kalimanah Imam Edi Siswanto (kanan) foto bersama ppara santri dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad ﷺ, Milad ke-36 TPQ Nurul Iman, dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia TPQ Nurul Iman Penaruban di Musala Al Haq, Kamis (20/8/2026) kemarin.(Foto: Imam Edi Siswanto)

Imam Edi mengingatkan bahwa pendidikan agama tidak hanya menjadi tanggung jawab TPQ dan guru, tetapi juga orang tua. Rumah adalah madrasah pertama, sehingga nilai yang diajarkan di TPQ perlu dilanjutkan melalui keteladanan orang tua di rumah.

Anak-anak perlu dibekali kemampuan menggunakan gawai dan media sosial secara bijak. Mereka harus diajarkan untuk menyaring informasi, melakukan tabayun, menjaga perkataan di media sosial, tidak melakukan perundungan digital, serta menggunakan teknologi untuk belajar dan berkarya.

Semangat ini sejalan dengan firman Allah SWT, يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِنْ جَاۤءَكُمْ فَاسِقٌۢ بِنَبَاٍ فَتَبَيَّنُوْٓا — “Wahai orang-orang yang beriman, jika seorang fasik datang kepadamu membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya” (QS. Al-Hujurat: 6).

Dalam kaitannya dengan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Imam Edi mengajak masyarakat memaknai kemerdekaan bukan hanya dengan perayaan, tetapi dengan menjadi pribadi yang beriman, berakhlak, rajin belajar, menjaga persatuan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Bagi orang tua, mendidik anak dengan baik merupakan bagian dari mengisi kemerdekaan. Bagi guru TPQ, mengajarkan Al-Qur’an adalah bentuk pengabdian. Sementara bagi anak-anak, belajar dengan sungguh-sungguh, berakhlak baik, dan menghormati orang tua merupakan bentuk nyata menghargai perjuangan para pahlawan.

Menutup penyampaiannya, Imam Edi mengajak jamaah menjaga tiga warisan penting: warisan Rasulullah ﷺ berupa akhlak mulia, warisan TPQ berupa kecintaan kepada Al-Qur’an, dan warisan para pahlawan berupa kemerdekaan serta persatuan.

“Ketiganya perlu diteruskan kepada generasi berikutnya agar anak-anak tidak hanya tumbuh cerdas, tetapi juga menjadi generasi Qur’ani, berkarakter, cinta tanah air, dan peduli terhadap sesame,” ucapnya.(*)

Pewarta: Imam Edi Siswanto

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Keren, Penyuluh Agama Jadi Pilot Drone Pertanian, Dorong untuk Tingkatkan Produktivitas Petani

Zamroni Irham, saat belajar mengoperasikan drone pertanian bersama UPJA Tinggar Jaya, Desa Kalitinggar, Kecamatan Padamara, Kabupaten Purba...