Purbalingga-Sebanyak 25 siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Purbalingga yang tergabung dalam kelompok kokurikuler melaksanakan kunjungan edukatif ke Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kalimanah, Kamis (2/4/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran kontekstual dengan tema “Analisis Statistika Ketahanan Keluarga dan Kesehatan Remaja di Kabupaten Purbalingga”.
Kunjungan tersebut dibagi dalam lima kelompok. Pada hari kedua, kelompok pertama yang terdiri dari empat siswa kelas XI diterima langsung oleh Kepala KUA Kalimanah, Kholidin, bersama Penghulu Muda Rizal Nur Ahmadi di ruang PPAI.

Penghulu Muda, Rizal Nur Ahmadi (Kanan) dan Hasbiq Muzni foto bersama di halaman KUA Kalimanah, Senin (6/3/2026) (Foto: Azizah)
BACA: https://kuakalimanah.blogspot.com/2026/04/kua-kalimanah-jadi-kelas-nyata-pelajar.html
Suasana dialog yang hangat, para siswa mendapatkan pemahaman langsung tentang konsep keluarga sakinah dan tantangan kehidupan berumah tangga di era modern.
Dalam arahannya, Kholidin menekankan bahwa aspek ekonomi memang penting dalam membangun rumah tangga, namun bukan menjadi satu-satunya penentu.
Ia mengingatkan bahwa kesiapan mental, fisik, serta kematangan spiritual menjadi fondasi utama dalam membentuk keluarga yang harmonis.
“Rezeki telah dijamin oleh Allah SWT, sehingga tidak seharusnya menjadi alasan utama dalam menentukan keputusan menikah,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kholidin menegaskan bahwa keyakinan kepada Allah harus diiringi dengan ilmu dan wawasan yang luas dalam mempersiapkan masa depan.
Ia juga mengingatkan para siswa untuk menjaga diri dari pergaulan bebas sebagai langkah penting dalam mencegah pernikahan dini.
“Hindari pergaulan bebas agar tidak terjerumus pada keputusan menikah dini yang belum siap secara lahir dan batin,” pesannya.
Sementara itu, kelompok kedua hingga kelima mengikuti sesi diskusi serupa yang dipandu oleh Penyuluh Agama Islam, Azizah Dwi Purba dan Penghulu Muda Hasbiq Muzni.
Dialog interaktif ini membahas berbagai aspek pernikahan ideal dan pentingnya kesiapan remaja dalam merencanakan masa depan.
Melalui kegiatan ini, para siswa diharapkan mampu memahami pentingnya ketahanan keluarga sejak dini, serta memiliki bekal pengetahuan dan sikap bijak dalam menghadapi tantangan kehidupan, khususnya terkait pernikahan dan masa depan generasi muda.(*)
Pewarta: Imam Edi Siswanto

.jpg)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar